Dahsyatkan Dirimu dengan Menulis

2 April 2009

Menjaga Kekuatan Positioning Bumiputera

Filed under: Opini — Joni Lis Efendi @ 04:21

Oleh: Joni Lis Efendi
Ketua Kajian Lingkar Perubahan

Prestasi terbaik kembali ditorehkan Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 setelah kembali meraih Top Brand Award 2009, yang merupakan kali ketiga berturut-turut sejak pertama kali digelar. Top Brand adalah penghargaan yang diberikan Majalah Marketing bekerja sama dengan Frontier Consulting Group kepada merek-merek pilihan yang berdasarkan survei di 6 kota besar di Indonesia. Penghargaan ini diberikan kepada merek yang memperoleh indeks pengukuran tertinggi dalam hal mind share (kekuatan merek dalam benak konsumen), market share (kekuatan merek dalam pasar tertentu), dan commitment share (kekuatan merek dalam mendorong konsumen untuk membeli produk terkait).

Pada tahun 2008 lalu, prestasi terbaik juga berhasil diraih AJB Bumiputera yang kembali menerima penghargaan Platinum Brand untuk kategori asuransi jiwa dan Golden Brand untuk kategori asuransi pendidikan. Penghargaan ini diberikan Majalah SWA bekerja sama dengan MARS (Marketing and Research Specialist), berdasarkan hasil survei yang dilakukan MARS di 7 kota besar Indonesia, yakni Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Medan, Makassar, dan Denpasar. Variabel yang dinilai meliputi popularitas merek, popularitas iklan, tingkat kualitas merek, tingkat kepuasan dan loyalitas pelanggan, pangsa pasar, serta merek untuk menambah atau mengakuisisi konsumen di masa depan. AJB Bumiputera 1912 sendiri kembali memperoleh Indeks rata-rata tertinggi yakni 2,1 kemudian disusul oleh Jiwasraya, Prudential, Jamsostek, dan AIG Lippo Life.

Catatan prestasi Bumiputera lainnya tahun kemarin di mana menempatkan perusahaan asuransi nasional pertama ini sebagai The Biggest and The Most Active Costumer Base for Islamic Life Insurance pada penganugerahan Islamic Finance Award and Cup 2008. Penilaian berdasarkan banyaknya pemegang polis syariah yang dimiliki. Sampai dengan Desember 2007, pemegang polis Asuransi Syariah Bumiputera paling banyak dibanding perusahaan asuransi lain di Indonesia. Sejumlah 103.343 orang pemegang polis asuransi individu, dan 783.734 orang pemegang polis asuransi kumpulan. Sedangkan untuk kategori The Best Islamic Life Insurance, Asuransi Syariah Bumiputera menduduki posisi kedua setelah PT Allianz Life Indonesia Cabang Syariah. Prestasi ini sangat membanggakan bagi Asuransi Syariah Bumiputera mengingat unit bisnis ini baru terbentuk di akhir tahun 2006.

Sampai akhir tahun 2007, Bumiputera tercatat sebagai asuransi terbesar di Tanah Air. Perusahaan asuransi yang hampir berumur satu abad ini memperkerjakan sedikitnya 18.000 pekerja, melindungi lebih dari 9,7 juta jiwa rakyat Indonesia, dengan jaringan kantor sebanyak 576 di seluruh pelosok Indonesia. AJB Bumiputera tahun 2008 sukses meningkatkan total pendapatan premi perusahaan sebesar 14,16 persen menjadi Rp 2,4 triliun. Jumlah tersebut lebih tinggi jika dibandingkan dengan periode sama tahun lalu yang hanya Rp 2,1 triliun. AJB juga melaporkan pertumbuhan investasinya sebesar 22,8 persen menjadi Rp 7,65 miliar lebih besar dibandingkan tahun lalu yang hanya membukukan Rp 6,23 miliar.

Sejumlah perusahaan asuransi asing dan perusahaan lokal yang patungan dengan pihak asing bermunculan menggarap pasar domestik, yang kian kompetisi bisnis perasuransian di Tanah Air. Iklim persaingan yang kian ketat mengharuskan setiap perusahaan asuransi melakukan berbagai upaya untuk dapat mempertahankan kelangsungan bisnisnya. Sebagai perusahaan asuransi yang pertama kali didirikan putra-putra Bangsa Indonesia, AJB Bumiputera 1912 masih tetap eksis sampai detik ini. Keberhasilan ini merupakan pembuktian bahwa AJB Bumiputera 1912 tahan banting dan telah berhasil melewati berbagai krisis yang pernah mendera bangsa ini. Bukan hanya itu, AJB Bumiputera 1912 merupakan salah satu aset bangsa yang turut memperjuangkan berdirinya negara ini. Tidak berlebihan jika idealisme Bumipetera dalam menjalankan bisnisnya tetap mempertahankan nilai-nilai perjuangan untuk mengangkat martabat bangsa. Nilai dasar yang masih tetap selaras dengan semangat awal pendirian perusahaan asuransi terbesar di Indonesia ini.

Bumiputera bertekad untuk tetap menjadi tuan rumah di negeri sendiri, menjadi asuransi milik Bangsa Indonesia sebagaimana visi awal pendirinya. Visi AJB Bumiputera 1912 adalah menjadi perusahaan asuransi jiwa nasional yang kuat, modern dan menguntungkan yang didukung oleh sumber daya manusia (SDM) profesional yang menjunjung tinggi nilai-nilai idialisme serta mutualisme.

Bumiputera ingin senantiasa berada di benak dan hati rakyat Indonesia. Dengan kata lain, Bumiputera konsisten dengan positioning sebagai perusahaan milik rakyat Indonesia. Konsistensi sebagai perusahan milik rakyat telah dibuktikan dalam pengelolaan perusahaan yang tetap mempertahankan sistem usaha mutual atau usaha bersama. Dengan bentuk usaha seperti ini, semua pemegang polis asuransi secara otomatis merupakan pemegang saham dan pemilik Bumiputera. Tentu sistem ini menjadi keunikan dan diferensiasi Bumiputera dengan perusahaan asuransi lainnya yang umumnya berbentuk perseroan terbatas (PT).

Kepemilikan bersama oleh seluruh pemegang polis asuransi terhadap Bumiputera kian meningkatkan loyalitas pelanggan. Ekuitas merek Bumiputera begitu luas dan kukuh. Bumiputera sendiri merupakan merek yang sudah tertanam kuat di benak pelanggan. Keberhasilan Bumiputera ini menjadikannya sebagai pemegang market share asuransi terbesar di Indonesia. Karena inti dari strategi pemasaran menurut Hermawan Kartajaya adalah apa yang ada di benak konsumen ketika melihat suatu produk atau perusahaan. Setiap strategi pemasaran yang disusun harus mengacu pada positioning dan asosiasi suatu merek di pasar. Bumiputera sendiri sudah diasosiasikan sebagai perusahaan asuransi yang berjiwa nasional dan merakyat.

Produk asuransi Bumiputera yang memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen dan bentuk pengelolaannya yang unik (sistem mutual) telah berhasil menanamkan positioning yang kuat di benak konsumen. Dengan kata lain, Bumiputera telah berhasil memenangkan mind share konsumen. Jika telah menguasai mind share, maka merek tersebut akan mudah untuk memenangkan market share. Sedangkan untuk memenangkan heart share dibutuhkan komitmen yang kuat dari perusahaan untuk dapat memenuhi janjinya seperti apa yang ada dalam positioning produknya. Positioning sebenarnya adalah janji yang ditawarkan suatu produk kepada konsumen. Keberhasilan menunaikan janji tersebut akan meningkatkan heart share pelanggan. Menguasai heart share akan meningkatkan loyalitas pelanggan dan commitment share akan selalu terjaga dengan baik.

Masih besarnya ceruk pasar asuransi yang belum tergarap merupakan lahan subur yang menjanjikan bagi Bumiputera ke depannya. Data dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menyebutkan masih kurang dari 10 persen dari total penduduk Indonesia yang mencapai 230 juta jiwa yang memegang polis asuransi selain dari Jamsostek. Edukasi pasar itu harus secara berkelanjutan dilakukan Bumiputera kalau ingin mereknya tetap berumur panjang di benak konsumen.***

3 Komentar »

  1. Brafo untuk AJB BUmiputera semoga selalu eksis. Artikel yang menarik.

    Komentar oleh M. Hidayat — 12 Juni 2009 @ 07:18 | Balas

  2. AJB Bumiputera kebanggaan Indonesia dan milik bangsa ini. Semoga selalu menjadi yg terdepan di negeri sendiri.

    Komentar oleh Nur Aida — 12 Juni 2009 @ 08:00 | Balas

  3. bumi putera,emang bagus dan terdepan.!!!!!

    Komentar oleh ybs — 13 Oktober 2009 @ 09:18 | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: