Dahsyatkan Dirimu dengan Menulis

22 April 2009

Heboh Talkshow Nasional Bersama Asma Nadia

Filed under: Seputar FLP — Joni Lis Efendi @ 07:48

talkshow11Ahad, 12 April lalu, Auditorium Gedung Soeman HS, BPA Riau (alias Pustaka Daerah Riau) dipenuhi sesak oleh peserta talkshow nasional yang menghadirkan penulis beken Asma Nadia, yang telah menulis 34 buku dan novel serta kumcer yang juga adalah CEO Asma Nadia Publishing House.

Sebelum Acara inti dimulai, ada acara serimonial sambutan-sambutan, mulai dari Ketua Panitia, Indra Purnama, yang menguraikan secara umum tentang pelaksanaan talkshow. Peserta acara talkshow yang tercatat di buku registrasi panitia 247 orang, yang sebagian besar adalah guru, mahasiswa dan pelajar. Malahan ada guru yang datang jauh-jauh datang dari Tembilan, Indragiri Hilir (sekitar 7 jam dari Pekanbaru). Peserta lain juga datang dari Pelalawan, Rokan Hulu, Siak, Kampar, Indragiri Hulu dan Rokan Hilir, hampir dari seluruh daratan Riau nih, yang tentu saja dari Pekanbaru sendiri. Panitia mengucapkan terima kasih kepada Pak Rida K Liamsi (CEO Riau Pos Grup, yang juga adalah Dewan Penasihat FLP Riau) yang sudah menandatangani free iklan untuk acara ini, kalau harga normalnya spase iklan sekali naik bisa Rp 9 juta dan itu sebanyak tiga kali terbit.

Selanjutnya kata sambutan dari Ketua FLP Riau, Wamdi, yang menjelaskan tentang perkembangan FLP Riau selama ini dan keberhasilan yang telah diukir. Lengkap dengan perkembangan terbaru bahwa keluarga besar FLP Riau bakal menerima adik bungsu (FLP Cabang Pasir Pangarayan, Rokan Hulu, yang datang dengan rombongan ke Pekanbaru dan insya Allah akan dilantik pada 19 Mai 2009 di Pasir Pangarayan).
Pak drh Chaidir, MM. selaku yang mewakili Dewan Penulis FLP Riau berkenan memberikan kata sambutan dan sekaligus membuka acara talkshow nasional. Beliau bercerita tentang nostalgia tentang gedung tempat acara berlangsung (sebelumnya, auditorium itu adalah eks gedung rapat paripurna DPRD Riau, sebelum menempati gedung baru yang jauh lebih megah). Maklum saja, beliau adalah matan ketua DPRD Riau dua periode berturut-turut dari tahun 1999-2004 dan 2004-2008. Beliau adalah politikus yang penulis dan juga budayawan Riau. Sudah delapan buku yang beliau tulis. Dan, sekarang sedang mempersiapan penerbitan buku yang terbaru.

Auditorium sempat mengharu-biru saat Ummi Intan memberikan sepatah kata mewakili keluarga. Kami, keluarga besar FLP Riau seminggu sebelum acara (5 April 2009) kehilangan kader terbaik Ruwaida Muthia/Intan (baca: Mengenang Kader Terbaik FLP Riau) yang juga sekaligus sebagai bendahara panitia. Karena tidak ingin melepas tanggung jawab kepanitian, Kak Mila (kakak kandung almarhumah), menggantikan kerja Intan untuk menyediakan mobil, akomodasi, dan menjemput langsung Mbak Asma ke Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, bersama Ummi. Sampai mbak Asma balik lagi ke Jakarta, Kak Mila dan Ummi masih sempat menghantarkan beliau ke Bandara.

Dengan dimoderatori Maisyaroh, talkshow nasional yang mengusung tema “Saatnya Kampanyekan Menulis untuk Mendidik”, berjalan lincah, penuh energi, menggugah dan mengundang banyak penanya, tentu saja bagi-bagi door prize. Mbak Asma membuka secara terang kiat-kiat beliau dalam menulis kreatif, yang dari jemarinya telah lahir puluhan buku, novel dan kumcer. Beliau juga sudah melalangbuana ke berbagai negara karena menulis, muaranya beliau mendapatkan undangan Allah untuk haji ke Baitullah. Momen ini bagi Mbak Asma adalah puncak pencapaian terindah dalam karir penulisannya. Dari Mekah beliau membawa oleh-oleh yang luar biasa, sebuah buku kumpulan cerpen “Emak Ingin Naik Haji” yang sudah siap sutting filmnya dan kita tunggu saja kapan premaire di layar lebar.

Peserta begitu antusias untuk bertanya seputar penulisan kepada Mbak Asma Nadia. Yang menjadi catatan unik, seperti akan bertanya biasanya si penanya akan memulai dengan kata-kata, “Mbak Asma, saya mau curhat sedikit…”Sebelumnya saya mau curhat…” pokoknya pasti menyelip kata “curhat” dari setiap penanya. Sepertinya mbak Asma Nadia memang paling asyik jadi tempat curhat ibu-ibu. Bukan cuma ibu-ibu, bapak-bapak juga ada loh yang pengen curhat sama mbak Asma. Saya mencatat ada dua penanya kaum Adam yang memulai dengan kata “Saya mau curhat sama mbak…”

Tertanya resep “curhat” ala mbak Asma ini berbuah manis, ada beberapa buku nonfiksi yang lahir dari curhatan ibu-ibu yang sering nimbrung di milis pembacanadia@yahoogroups.com dan macam-macam bumbu curhat yang tersaji dalam sajian maya alam cyber itu. Dan, curhat online ini juga diminati oleh bapak-bapak. Siapa sih yang nggak pengen curhat, apalagi kalo sampai dibukukan? Asyik juga tuh. Silahkan saja kirim email ke pembacanadia@yahoogroups.com untuk gabungan. Buku teranyar mbak Asma “Jilbab Traveler” lahir dari ajang curhat-curhatan di pembacanadia.
Nggak afdol kalo acara temu penulis nasional nggak ada acara foto-foto dan tanda tangan. Buku-buku bazar yang banyak yang diborong peserta, Jilbab Traveler dan serial Aisyah Putri Jadian Boleh Dong? yang paling banyak diserbu peserta, karena ini kedua buku ini baru nongol di Pekanbaru, di Gramedia aja belum ada. Semua acara berlangsung lancar, aman, jujur, transfaran dan terkendali (mirip pemilu aja).***

1 Komentar »

  1. …Subhanallah…ingin sekali bisa menulis seperti mb,. Nadia…semoga Allah selalu memberi kemudahan dan kelancaran bagi mb…amiiin….

    Komentar oleh Sri rahayu — 26 Oktober 2009 @ 07:05 | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: